google-site-verification=OSg9MD6wjBrlRYZ2NW7OyxLF_n8CHwXngQH5AbpxFQ8

Selasa, 20 Januari 2026

ILMU HIJAUAN MAKANAN TERNAK


                                                      HIJAUAN MAKANAN TERNAK 

                                    


                                                    Gambar : Kebun Hijauan Makanan Ternak

1.    Pengertian-Pengertian

Beberapa istilah yang perlu dipahami karena  sering ditemukan dalam mempelajari  ilmu makanan ternak adalah  berikut ini :

·   Makanan ternak (pakan) : segala bahan yang menjadi zat makanan (nutrisi dan energy) yang bermanfa’at untuk makanan ternak ( pertumbuhan, perkembangan dan produksi).

  • Hijauan pakan (forage) : segala bahan makanan yang tergolong pakan kasar yang berasal dari pemanenan bagian vegetatif tanaman yang berupa bagian hijau  yang meliputi daun, batang kemungkinan juga sedikit tercampur bagian generatif utamanya sebagai sumber makanan ternak ruminansia.
  • Padangan/pastura (pasture) : adalah lahan dengan batas-batas yang tegas (berpagar) yang ditumbuhi tanaman hijauan pakan biasanya jenis unggul yang ditujukan untuk pengembalaan ternak atau hijauan potong.


                                              gambar : Padang Pengembalaan


  • Padang rumput (grassland) : menunjuk  kepada lahan yang didominasi oleh komunitas vegatasi tanaman rumput-rumputan tanpa menunjukkan penggunaannya sebagai pastura atau lainnya.

                                                  Gambar : Padang Rumput


  • Rangeland : adalah areal yang ditumbuhi oleh vegatasi alami yang mempunyai  produktivitas rendah, tanpa pemagaran, digunakan untuk penggembalaan ternak atau untuk hewan buruan.




                                             Gambar : 
Rangeland di negara eropa

  • Ranch : suatu pemanfaatan lahan “rangeland” yang dibangun secara tetap untuk produksi ternak dimana rumput adalah sumber pakan utama.
  • Agrostologi atau Ilmu Tanaman Makanan Ternak : ilmu tentang budidaya tanaman makanan ternak, yaitu bertujuan mengelolah sumberdaya tanaman dan lingkungannya untuk tujuan memperoleh produksi hijaun makanan ternak secara maksimal baik kuantitas, kualitas dan kontinuitasnya.

2.  Tujuan dan Manfaat

Pada dasarnya kepentingan mempelajari ilmu tanaman makanan ternak adalah sebagai dasar membudidayakan tanaman ini untuk memenuhi kebutuhan pakan untuk kepentingan ternak, disamping terkait dengan pemanfaatan lahan untuk tujuan konservasi dan manfaat ekonomis.

2.1.  Kebutuhan-kebutuhan pakan dan nutrisi ternak

Kebutuhan ternak terhadap pakan tercermin dari ragam makanan pada beberapa jenis ternak seperti tercantum pada Tabel 1, berikut ini :

Tabel. 1. Ragam Makanan Beberapa Jenis Ternak

Jenis Makanan

Proporsi Pakan (%) Pada Jenis Ternak

Babi

Unggas

Sapi Perah

Sapi Potong

Domba

Konsentrat

97,40

95,30

26,20

18,40

6,00

Hijauan

2,60

4,70

73,80

81,60

94,00

 

        Hijauan pakan terutama sebagai sumber pakan pada ternak ruminansia seperti sapi perah, sapi potong dan domba. Hijauan pakan menjadi sumber nutrisi utama bagi ternak ruminansia, walaupun seringkali memerlukan tambahan nutrisi dari konsentrat untuk kepentiangan produksi ternak yang tinggi.

2.2.  Pemanfaatan lahan

   Pada dasarnya untuk keperluan pengembangan  industri peternakan melalui pengembangan ternak sapi potong, sapi perah dan kambing/domba membutukan sumber pakan yang utama dari hijauan makanan ternak, walaupun dapat juga memanfaatkan sumber pakan lainnya dari limbah tanaman pertanian. Namun permasalahan yang muncul adalah rendahnya ketersediaan areal pastura, di lain pihak limbah tanaman pertanian tidak sepenuhnya dapat dimanfaatkan karena persaingan penggunaan dan hambatan rendahnya kualitas. Fakta kebutuhan  pengembangan peternakan dapat ditunjukkan dari masih tingginya nilai import daging dan susu untuk memenuhi permintaan, walaupun dilain pihak juga dirasakan masih rendahnya pemenuhan kecukupan konsumsi protein hewani asal ternak secara nasional.

    Pengembangan peternakan  sebenarnya mempunyai factor pendukung dari aspek permintaan, disamping dukungan iklim tropika yang mempunyai curah hujan yang tinggi, adanya sumberdaya lahan  dan ketersediaan hasil sampingan pertanian sebagai sumber konsentrat.

    Potensi sumberdaya lahan potensial untuk pasture tersedia sebagai padang rumput alami diluar pulau jawa seperti Nusa Tenggara dan Sulawesi dan konversi lahan hasil pembukaan hutan. Sedangkan di Jawa yang tersedia adalah lahan pertanian padi, palawija, tebu dan lainnya, yang mempunyai potensi limbah pertanian dan  lahan limbah diluar musim tanam dan lahan sela seperti teras dan tepi jalan.

Pemanfaatan tanaman makanan ternak dapat didorong dengan keunggulan komparatif tanaman ini sebagai tanaman konservasi, khususnya pada pemanfaatan lahan kering karena tanaman ini mempunyai kemampuan menahan erosi dan menurunkan aliran permukaan.

3.    Prinsip Proses Produksi

            Karakteristik produksi tanaman makanan ternak berbeda dengan tanaman pertanian pangan. Tanaman pertanian pangan umumnya menggunakan tanaman semusim yang hanya sekali panen saja. Sedangkan produksi tanaman makanan ternak mencerminkan produksi kumulatif selama setahun yang diperoleh dari beberapa kali pemanenan. Produksi selama setahun berfluktuasi tergantung penyebaran  curah hujan. Dengan demikian pengelolaan tanaman makanan ternak adalah seni mendapatkan produksi tinggi, berkualitas sesuai kebutuhan ternak dan menyediaan yang kontinyu sepanjang tahun.

            Prinsip proses produksi tanaman makanan ternak pada dasarnya adalah pengelolaan 3 komponen dasar proses produksi, yaitu :

  1. Lahan sebagai lantai yang menyediakan energi dan ekstrak materi nutrisi dan air
  2. Tanaman sebagai mesin metebolisme yang menangkap energi dan mengekstrak materi nutrisi
  3. Lingkungan yang menjadi factor pembatas.

Senin, 19 Januari 2026

Budidaya Kelinci Hias ( Jenis REX )

Pakan Kelinci Hias

 


Foto : Jenis Kelinci REX

 

 

 

Kelinci merupakan hewan peliharaan yang sangat populer di masayarakat, kelinci merupakan hewan pengerat yang habitat aslinya adalalah di alam liar. Di eropa kelinci hidup bebasa di alam liar sehingga ekosistem alam dapat terjaga, selin itu juga kelinci yang hidup di alam bebeas sangat di lindungi. selain sebagai tarenak eksotik kelinci juda dapat di jadikan sebagai etranak yang dapat di jadikan sebagai penghasil daging seperti kelinci new zellan yang memeiliki postur tubuh yang besar dan memiliki daging yang cukup bayak. Takheran banyak kelinci pedaging di jadikan menu makanan, salah satunya sate kelinci.

 

Dalam pemenuhan kebutuhan akan nutrisi dari kelinci, di mana dalam habitat aslinya kelinci benyak mengkonsumsi makanan yang berbetuk hijauan, biji-bijian. dimana kanan tersebut banyak di dapat di sekitar kita. yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana maafat dari makana yang memiliki nilai yang cukup baik terhadap pertumbuhan dan produksi dari kelinci tersebu. Dapat kiata ketahui bahawa makanan yang di gunakan oleh kelinci yang pertama sebagai hidup pokok yeng kedua untuk pertumbuhan yang ketika sebgai peroses reproduksi.

Jadi peranan makan dalam keberlangsungan hidup ternak kelinci sangat penting dan harus di perhatikan apa bila kita akan memeliraha kelinci baik kelinci hias maupun kelinci pedaging. Adapun makan kelinci yang di sukai dan cerung di komsumsi oleh ternak adalah sebagai berikut

 

1. Tanama Kangkung



                                                                    Foto : Kangkung Potong

Tananama kangkung merupakan tanaman yang  yang banyak di konsumsi oleh manusia, ternak kelinci sanagt suka dengan tanaman ini sehingga tidak jarang banyak peternaka memberikan kangkung ke ternak kelnci, diman kandungan tanama kangkung ini  enegi 19 kcl, Karbonhidrat 3,14 g, Protein 2,6 gram Lemak total 0,2 gram, serat 21 gram. Tanaman kangkung ini memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dalam pemberian keternak harus di kurangi kandungan airnya, sehingga ternak kelinci tidak menceret.

 

 

2. Jagung Manis

                                                                      


                                                               Foto : Jagung Manis

jagung manis merupakan pakan kelici yang memiliki kualitas yang baik terhadap pertumbuhan, pada daerah asal kelinci banyak mengkonsumsi berupa biji-bijian salah taunya jagung manis. jagung manis dapat di berikan ke kelinci terutama pada kelinci yang sedang menyusui, hal ini dapa membantu meningkatkan jumlah air susu indukana.

 

3. Rumput

 


                                                         Foto : Rumput Odot

Rerum erupakan makana utama pada makanan kelinci untuk memeuhi kebutuhan hidup pokoknya. Tanaman rumput yang digunakan sebagai makanan kelinci memeliki beragam  jenisnya, seperti rumput staria , rumput gajah, rumput gajah mini, rambanan, sedangkan tanaman legum dapat berupa tanam legum indigofera . kelinci juga sengan tanaman yang merambat, daun pisang dan desaun lainya.Selain rumput, makanan kelinci yang lain adalah hay. Hay berasal dari jerami atau rumput yang telah dikeringkan

4. Wortel


                                                             Foto : wortel

Makanan kesukaan kelinci yang berikutnya adalah wortel. Dimana dalam bebragai filem animasi dapat kita lihat bahwa kelinci makanan faporitnya adalah wortel, dan memang benar adanya. Karena wortel mengandung banyak vitamin A yang dibutuhkan oleh seekor kelinci untuk pertumbuhannya. Oleh karena itupemberian wortel sangat di rekomendasikan tetapi dalam jumlah pemberian yang terbatas, dengan adanya pemberian makan wortel ini akan meningkatkan nafsumakan pada ternaka kelinci.

5. Pelet Kelinci


                                                                Foto : Pelet Kelinci

Pada umumnya kelinci sama dengan ternaka yang laian dapat di berikan pakan berupa pelet,  dimana penggunaam pelet memebrikan manfaat bagi keleinci yaitu meningkatak pertambahan bobot bada dan memudahkan para peternak utuk tidak mencari pakan yang lain. Komposisi pelet sangat lah lengkap kandungan nutrisinya sehingga ternak kelinci yang beri pelet akan cepat gemuk. Yang perlu di perhatikan adalah jumlah pemberian yang aharus di batasi karena pelet kandungan seratnya sedikit, dimana ternak kelinci membutuhkan serat utuk sistem pencaernaanya.

6, Biji-bijian

 


                                                                Foto : Jenis Biji-bijuan

Makanan yang adapat di berikan ke kelinci yaitu biji-bijian , dimanan Biji-bijian yang baik untuk dikonsumsi oleh kelinci. Biji-bijian yang dapat di konsumsi oleh ternaka kelinci  memang sangat banyak jenisnya, mulai dari biji bunga matahari, biji jagung, dan biji kacang-kacangan. Adapun cara memberikan pakan biji-bijian pada kelinci yaitu dengan menghaluskannya terlebih dahulu.  Dalam pemebrian biji-bijian ini pada ternak dengan jumlah maksimal pemberian biji-bijian kepada seekor kelinci adalah 200-300 gram per hari.

7.Daun Pepaya


                                                                     Foto : Daun Pepaya

Makanan kelinci yang dapat di gunakan  adalah daun pepaya dan daun lobak. Diaman kedua tanaman ini dapat di mangfaatkan sebagai pakan dan memiliki manfaat yang sangat beragam untuk kelinci yang ada pelihara. Daun pepaya mengandung banyak mineral dan vitamin yang bagus untuk menunjang kesehatan kelinci. Antara lain adalah vitamin A, vitamin B1, vitamin C, protein, kalori, lemak, besi, kalsium dan fosfor. Sedangkan daun lobak berfungsi untuk memberikan perlindungan anti-body pada kelinci peliharaan



By : Judo Laksono..

Pohan Gamal Tanaman legum dan Sumber Nitrogen Bagi Tanaman


Manfaat Gamal

Pemanfaatan   daun   gamal   sebagai   pakan ternak sangat menguntungkan, cara penanaman yang mudah, kandungan  protein  yang  tinggi, masih tetap berproduksi baik meskipun musim kemarau, memperbaiki kesuburan tanah baik dari guguran  daun   maupun   pengakarannya,   dan banyak  lagi manfaat  dari  penanaman  pohon gamal ini. Sehingga pohon gamal ini layak dikembangkan sebagai bank pakan hijauan. Sekali menanam tahan hingga 10 tahun, dan tidak memerlukan banyak lahan untuk pengembangannya karena dapat dimanfaatkan sebagai tanaman pagar disekitar lokasi peternakan kita. manfaat lainya tanaman gamal sebagai pencegah erosi pada lahan pertanian dan sebagai sumber nitrogen apa bila di jadikan sebagai kompos

 Klasifikasi ilmiah




                                                                      Tanaman Gamal

Kerajaan     : Plantae

Divisi          : Magnoliophyta

Kelas          : Magnoliophyt

Ordo        Fabales

Famili        : Fabaceae/Leguminosa/Papilionoideae

Upafamili   : Faboideae

Genus     : Gliricidia

Spesies     : G. Sepium

 

Nama binomial    Gliricidia sepium, Gliricidia lambii Fernald, G. maculata var. multijugMicheli, Lonchocarpus roseus (Miller) DC., L. sepium (Jacq.) DC.,  Millettia  luzonensi A.  Gray Robini rosea Miller, R. sepium Jacq., R. variegata Schltdl



Ciri-ciri Tanama Gamal

Gamal  merupakan  tanama sejenis  perdu dari kerabat polong-polongan (suku Fabaceae alias       Leguminosae) .Tanamapohon kecil ini biasanya bercabang banyak dengan tinggi 2  15 m. Batang  berdiameter 1 –  3 cm  berwarna hijau ketika masih muda dan jika sudah tua berwarna putih keabu-abuan sampai cokelat. Memiliki daun berbentuk elips (oval) dengan panjang rata-rata 2-7 sm dan lebar 1-3 cm

 

Ujung     daun     berbentuk     lancip     dapangkalnya tumpul (bulat). Susunan     dau terletak  berhadapan  atau hampir   berhadapan   seperti   pada   daun lamtoro atau turi dengan jumlah 9-17 helai daun per tangkai daun. Helaian   daun   berwarna   hijau   di   bagian atasnya, tipis dan berwarna keputihan di sisi bawahnya. Daun akan berguguran pada musim kemarau. Bunga berbentuk kupu-kupterkumpupada ujung batang sepanjang 10-15 cm berjumlah sekitar 25-50 kuntum. Satu  bunga  memiliki   kuntum,  berwarna hijau terang dengan mahkota bunga putih ungu dan 10 helai benangsari yang berwarnputih.

 

Pada   umumnya   berdaun   majemuk berpasangan. Perbungaan tunggal pada subsuku Faboideae serta majemupadaCaesalpinioideae dan Mimosoideae. Bij berkotil  dua. Buah  gamal  berbentuk polong seperti buah petai dengan ukuran 10-15 cm x 1,52 cmPolong    berbentuk  memanjang  da pipih

berisi 4-10 biji. 

 

Polong berwarna hijau kuning dan akhirnya cokelat kehitaman, memecah ketika masak dan kering melontarkan biji-bijinya hingga sejauh 25 m dari pohon induknya.


Struktur Anatomi BatanSebagai pakan ternak


Kandungan Nutrisi Daun Gamal Gamal merupakan pakan ternak sumber protein  yang  baik  dengan kandungan  protein yang lebih tinggi daripada konsentrat yang memiliki kandungan  protei maksimal hany17%.  Daun-daun gamal mengandung banyaprotein  da mudah dicernakan sehingga cocok untuk pakan ternak khususnya ruminansia. 

Hijauan  gamal  mengandunprotein  kasa20-30 % BK, serat kasar 15%, dan kecernaan ivitro bahan kering 60-65 %. 

MenuruSukanten,gamal mengandunprotein kasar (CP) 18  24 pada waktu musim hujan dan 17  22 % padwaktu musim kemarau. (Sukanten et al, 1994).
 

 Anatomi Pohon

Pohon gamal termasuk tumbuhan dikotil, Organ vegetatif tumbuhan ini terdiri dari akar, batang, dan daun. Akar, batang dan daun terdiri dari  sistem jaringan yang  sama, yaitu: sistejaringan dermal/penutup, sistem jaringan pembuluh dan sistem jaringan dasar



                                                                     Pohon Gamal

      Secara umum batang tersusun atas epidermis yang  berkutikula da kadang  terdapat stomata, sistem   jaringan   dasar   berupa   korteks   dan empulur,   dan   sistem   berkas   pembuluh  yang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem             tersusun melingkar pada tumbuhan dikotil dan sistem berkas pembuluh yang terdiri atas xilem dan floem yang tersusun   berselang selin  Gamal    mudah    dikembangbiakkan,   baik dengan   biji    maupun  dengan   stek    batang. Penanaman dengan  stek,  tumbu lebih  cepat dibandingkan    dengan    biji,    namun   sistem perakaran lebih dalam jika ditanam dengan biji dari pada dengan stek. Penanaman yang tepat dengan kedua cara tersebut, dapat memiliki daya tumbuh yang tinggi, 90  95 %.

 

    Gamal merupakan tanaman pakan ternak yang baik karena kemampuan produksinya tinggi dan kualitas hijaunnya yang baik.

 

1. Kandungan Hara Daun Gamal

Selain kaya akan Nitrogen, daun gamal juga mengandung unsur hara penting lainnya yang dibutuhkan tanama Nitrogen (N): 3,15 Fosfor (P): 0,22% Kalium (K):  2,65% Kalsium (Ca): 1,35% 

 

2. Metode Pemanfaatan sebagai Pupuk

A. Pupuk Hijau (Direct Mulching)

Ini adalah cara paling sederhana. Daun dan ranting muda gamal dipangkas, lalu dibenamkan ke dalam tanah atau diletakkan di permukaan sekitar pangkal tanaman utama. Kelebihan: Daun gamal sangat cepat terdekomposisi (hancur) dibandingkan tanaman lain, sehingga nitrogen cepat tersedia bagi tanaman utama.Waktu aplikasi: Sebaiknya dilakukan 1-2 minggu sebelum penanaman tanaman utama atau sebagai mulsa saat tanaman sedang tumbuh

 

B. Pupuk Organik Cair (POC)

Daun gamal sangat efektif dijadikan bahan baku POC untuk merangsang pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) Bahan: 1 kg daun gamal segar (ditumbuk), 10 liter air, dan sedikit molase (tetes tebu/gula merah) serta EM4 sebagai dekompuser Proses: Masukkan semua bahan ke dalam wadah tertutup, fermentasi selama 7-14 hari Aplikasi: Encerkan POC dengan air (rasio 1:10) dan semprotkan ke daun atau kocor ke akar.

C. Bahan Baku Kompos

Mencampur daun gamal dengan bahan yang kaya karbon (seperti jerami atau sekam padi) akan mempercepat proses pengomposan. Kandungan nitrogen yang tinggi pada gamal membantu menurunkan rasio C/N pada tumpukan kompos.

 

3. Manfaat Strategis Gamal di Lahan

Pagar Hidup & Peneduh: Gamal sering ditanam di batas lahan untuk melindungi tanaman utama dari angin kencang atau terik matahari (seperti pada tanaman kopi dan kakao).Konservasi Tanah: Sistem perakarannya yang dalam membantu mencegah erosi di lahan miring dan memperbaiki struktur tanah yang padat. Penyedia N Tanpa Henti: Karena gamal adalah tanaman menahun, Anda bisa melakukan pemangkasan secara rutin (tiap 2-3 bulan) untuk mendapatkan pasokan pupuk hijau secara kontinu.

 

 


ILMU HIJAUAN MAKANAN TERNAK

                                                      HIJAUAN MAKANAN TERNAK                                                                ...